Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Oktober 2017

Tips Memilih Baterai Vape Terbaik Dan Aman Untuk Pemula

Tips Memilih Baterai Vape Terbaik Dan Aman Untuk PemulaBaterai vape terbaik adalah sesuatu yang pasti langsung kamu tanyakan begitu kamu sudah lebih serius di dunia vape. Kamu tidak sendiri, selama bertahun-tahun para vaper berusaha untuk mencari baterai 18650 terbaik untuk mod mereka.
Namun ada banyak jargon seperti max pulse discharge dan baterai rewraping yang perlu kamu ketahui sebelum dapat memutuskan membeli baterai vape terbaik yang ada.
Melalui artikel ini saya ingin mengajak kita semua melihat dan mengerti baterai lebih baik lagi sehingga kita bisa terhindar dari jerat produsen baterai yang mengatakan semuanya.

Tips Memilih Baterai Vape Terbaik Dan Aman Untuk Pemula

Hanya Ada Segelintir Produsen Baterai di Dunia

Kamu harus mengerti bahwa membuat baterai bukanlah perkara mudah. Perlu banyak modal, riset, perizinan, sampai dengan pengolahan limbah, dan saya bahkan belum menyebutkan semuanya. Mengingat begitu banyak hal yang harus disiapkan, maka tidak semua perusahaan mampu membuat baterai sendiri.
Beberapa manufaktur yang sudah ternama dalam membuat baterai 18650 (yang kita gunakan untuk vape) adalah Samsung, LG, Panasonic, Sanyo dan Sony. Sedangkan sisanya adalah distributor yang melakukan batteryrewrapping.

Apa itu Battery Rewrapping?

Pada dasarnya baterai-baterai yang terkenal seperti LG HE atau Sony VTC 4, dibungkus ulang oleh pihak distributor dengan merek mereka sendiri.
Apakah ini berbahaya? Tidak juga. Selama dibungkus dengan benar maka pada dasarnya tidak ada resiko apapun dalam proses pembungkusan ulang ini.
Bahkan saya tidak akan keberatan membeli battery rewraping yang lebih mahal, jika packaging lebih mantap, atau bahkan datang dengan case plastik gratis (seperti yang dilakukan beberapa vendor baterai vape).

Jadi Kasus Selesai? Semua Aman? Tunggu Dulu…

Ini mungkin sedikit panjang, jadi saya sarankan tetes dulu vape kamu. Ayo tidak apa-apa saya tunggu :).
Jika membungkus ulang baterai dan memberikan gimmick seperti casingbaterai adalah satu-satunya yang dilakukan para distributor ini maka ya tidak ada masalah. Namun seiring dunia vape berkembang dan kebutuhan bertambah, para distributor ini mulai melakukan marketing stun dengan menaikkan ampere dispesifikasi baterai mereka.
Sebagai panduan dasar, semakin besar ampere dari baterai maka kapasitas cenderung semakin kecil, contohnya LG HB2 30A (ampere) mempunyai kapasitas 1500mAH. Sedangkan Sony VTC 6 dengan 3000mAH (2x lipat LG HB2) mempunyai ampere sekitar 20A saja.

Lalu Bagaimana Dengan AWT 50A 3000mAH atau Blackcell 40A 3100mAH?

Sederhana saja jawabannya, mereka tidak memberi tahu kamu keseluruhan informasinya.
Ada banyak cara mengukur ampere dari baterai, yang pertama adalah continous discharge, yang kedua adalah pulse discharge. Pengukuran continuous discharge dilakukan dengan discharge (melepaskan ampere dari baterai) secara terus menerus sampai ampere stabil di angka tertentu. Untuk kebanyakan baterai 18650 angka yang akan didapat adalah 20A.
Sedangkan pulse discharge, merupakan pengukuran yang dilakukan secara cepat dan tidak terus menerus, misalnya hanya 0.5 detik. Pulse dischargebukanlah pengukuran standar, dan tidak pernah digunakan oleh manufaktur baterai resmi.
Pada prakteknya jarang sekali ada barang elektronik yang menggunakan baterai hanya dalam 0.5 detik saja. Jika kamu menggunakan senter dengan baterai maka baterai akan dikuras terus selama senter menyala, oleh karena itu continuous discharge merupakan satuan yang benar untuk digunakan. Sedangkan untuk vaping kamu juga akan menyalakan lebih dari 2 detik. Dalam 2 detik ini ampere dan voltase akan turun terus menuju angka stabil (continuous discharge rate)
Jadi kebanyakan dari distributor baterai mengukur pulse discharge tertinggi lalu memberi label pengukuran tersebut kepada baterai.
Yang lebih membingungkan lagi adalah karena pulse discharge bukan sebuah pengukuran yang standar maka setiap distributor mempunyai metode sendiri. Sebuah baterai yang sama misalnya VTC 5 (20A) dibungkus ulang oleh dua distributor berbeda, satu diberi label 30A dan satu diberi label 50A (ya 50A!).

Memangnya Kenapa Ampere di Baterai Penting?

Jika kamu pengguna regulated mod ini bukanlah masalah yang terlalu serius, karena mod kamu akan memberi peringatan jika baterai sudah tidak kuat.
Jika kamu pengguna mod dengan 1 baterai dan suka vape di angka 70Watt maka kamu akan membutuhkan baterai dengan ampere lebih besar dari 20A.
Regulated Mod 1 baterai, 70Watt / 3.2V = 21.875 A
Catatan: mengapa 3.2V dan bukan 4.2V? Karena seiring digunakan voltase baterai akan terus turun, penggunaan 3.2V adalah sebuah langkah aman untuk menghitung. Karena jika baterai kamu di 30% dan kamu menggunakan baterai > 20A maka kamu akan tetap aman.
Kamu yang menggunakan mod 2 baterai bisa lebih tenang karena kamu hanya membutuhkan 14A, sedangkan kebanyakan baterai yang beredar untungnya sudah 20A.
Regulated Mod 2 baterai, 90Watt / 6.4V (3.2V + 3.2V) = 14A.
Namun pengguna mechanical mod akan mempunyai resiko yang lebih besar.
Ambil contoh seorang vaper mechanical yang membeli baterai 40A 3000mAH. Karena memiliki 40A maka dirinya mengira akan aman untuk menggunakan dual alien 0.15A.  Dual coil ini akan membutuhkan 22A (hitungan kasar dari 3.2V/0.15A), sedangkan baterai ini punya kemampuan 40A. Aman kan?
Pada kenyataannya baterainya hanya memiliki CDC (continuous discharge current) 20A, dan 40A yang dijanjikan ternyata pulse discharge. Sang vapersedang membebani baterai dengan load yang tidak dimiliki oleh baterai dan ini bisa berakhir buruk.

Menguji Ampere Sebenarnya Dari Baterai Rewrapping

Banyak orang di luar sana sudah mencoba membuktikannya dan hasilnya sudah dimana-mana. Seperti seorang pengguna bernama Mooch yang sudah cukup terkenal dengan pengujian baterainya. Kita akan melihat bersama baterai-baterai rewrap di Indonesia yang sudah diuji oleh Mooch.
AWT Merah 40A 3500mAH
  • Hasil pengujian: Ini merupakan baterai yang sama persis dengan AWT Merah 35A, yang merupakan baterai rewrap dari Samsung 3oQ. Baterai ini merupakan baterai 20A dengan kapasitas 3000mAH
AWT Hitam 50A 2600mAH
AWT 50 Test
  • Hasil pengujian: Ini merupakan baterai VTC5 yang dibungkus ulang. Oleh karena itu CDC-nya adalah 20A, bukan 50A.
AWT 35A 3500mAH
  • Hasil pengujian: CDC pengukuran: 8A (ya hanya 8A!)
  • Sebagai catatan baterai di atas 3100mAH akan sangat sulit mencapai ampere di atas 10A. Sebagai pembanding, VTC6 dengan 3000mAH hanya mencapai 19-20A.
Basen 40A 310omAH
  • Hasil pengujian: Ini merupakan rewrap baterai LG MJ1 dengan CDC pengukuran di bawah 10A. Bahkan dengan pengukuran pulse dischargepun 40A adalah sesuatu yang mustahil untuk baterai ini.
MXJO Kuning 35A 3000mAH
MXJO 20A CDC
  • Hasil pengujian: CDC hanya mencapai 20A
  • Sebagai catatan MXJO juga menyertakan CDC 20A ini di baterai mereka, di bagian belakang dengan tulisan kecil.
MXJO Hijau 20A 3500mAH
  • Hasil pengujian: Kemungkinan rewrap Panasonic NCR18650GA, dengan CDC pengukuran diangka 10A.
  • Sebagai catatan MXJO juga menyertakan ukuran ini di baterai mereka, dibagian belakang dengan tulisan kecil.

Saya Ingin Baterai Vape Terbaik, Apa yang Saya Harus Beli?

Jika kamu pengguna regulated mod dengan satu baterai maka kamu membutuhkan baterai yang berada di kisaran 20-25A.
Baterai vaping terbaik untuk regulated mod 1 baterai adalah:
Jika kamu pengguna regulated mod dengan baterai 2 atau 3 maka ampere tidak terlalu masalah karena beban perbaterai akan jauh berkurang. Dalam kasus ini akan lebih baik jika kamu menggunakan ampere yang cukup, tidak perlu terlalu tinggi, namun ditukar dengan kapasitas yang lebih besar.
Baterai vaping terbaik untuk regulated mod 2-3 baterai adalah:
Catatan: 15A mungkin terlihat kecil, namun jika kamu bermain 80watt dengan dua baterai maka perhitungannya akan menjadi 80Watt/6.4V (3.2V+3.2V) = 12.5A.
Jika kamu pengguna mechanical mod dengan low build <0.3ohm , maka opsi terbaik kamu adalah menggunakan baterai dengan ampere tertinggi yang bisa kamu temukan.
Saya harap ini postingan ini dapat membantu kamu menemukan baterai yang tepat. Jika ada pertanyaan silahkan lempar lewat kolom bawah.
Catatan: Semua rekomendasi dan perhitungan yang digunakan di atas adalah perhitungan yang dilakukan untuk membuat vaping menjadi pengalaman yang sangat aman. Kamu dalam praktek sehari-harinya dapat memaksa baterai lebih tinggi dari pada spesifikasi standarnya. Misalnya VTC 5A dapat ditarik melebihi 25A.
Ketika kita vaping, kita sebenarnya sedang melakukan sesuatu di antara pulse discharge dan continuous discharge, terutama jika kamu yang cukup lama menahan firing untuk menarik banyak uap. Saya secara pribadi memilih batas aman untuk mengakomodir kelalaian seperti tombol yang tertekan lama secara tidak sengaja, sehingga baterai tidak bocor atau terjadi resiko kelalai baterai lainnya.

Semoga dengan postingan diatas yang berjudul Tips Memilih Baterai Vape Terbaik Dan Aman Untuk Pemula dapat bermanfaat untuk sobatku semuanya, dan apabila berkenan cobalah untuk share buat temannya di facebook ataupun media social lainnya. Sumber: vapingjkt.com

Sabtu, 26 Agustus 2017

Panduan Setting Ohm Coil Dan Baterai Vape Yang Aman


Panduan Setting Ohm Coil Dan Baterai Vape Yang Aman

Vaper mechanical mod “Saya menggunakan mechanical mod berapa ohm coil yang saya harus buat agar aman?”
Vaper regulated mod “Saya menggunakan VTC mini dan baterai 20A, kenapa di 75Watt saya mendapatkan pesan weak battery padahal baterai saya masih 70% penuh?”
Itu pertanyaan yang pernah terlintas dipikiran kamu? Kalau begitu setelah membaca artikel ini sampai selesai kamu akan dapat menjawab itu semua.
Mari belajar bersama mengenai ohm, ampere, coil dan baterai lewat artikel ini. Jangan khawatir, saya akan bahas semuanya mulai dari mechanical modregulated mod, satu baterai, dua baterai, seri, dan pararel.
Silahkan drip terlebih dahulu, saya akan tunggu :).

Mengerti satuan baterai dengan benar

Baterai adalah salah satu komponen terpenting dari keseluruhan modkamu. Tidak mengerti bagaimana baterai bekerja atau membeli baterai yang tidak sesuai dengan kebutuhan bisa meningkatkan resiko kecelakaan ketika vaping.
Tiga satuan baterai yang wajib kamu tahu:
Voltase(V): Baterai bertipe 18650 (yang umum digunakan untuk vape, seperti Sony VTC 4 atau LG HE2) mempunyai voltase maksimal 4.2V ketika terisi penuh.
Tapi hanya karena baterai kamu mempunyai kemampuan 4.2V bukan berarti kamu akan terus menggunakan angka ini. Dengan cepat 4.2V turun seiring kamu memakainya. Jika baterai kamu sekitar 50% terpakai, maka voltasenya hanya akan berkisar 3.7V-3.8V.
Dikarenakan faktor pengaman dan juga efesiensi maka sebaiknya kita menganggap baterai kamu di 3.7V, terlepas penuh atau tidak. Semua contoh di bawah ini akan menggunakan ukuran baterai 3.7V.
Ampere(A): Di sinilah urusan satuan baterai mulai menarik. Satuan ampere dalam baterai terbagi ke dalam dua kategori:
1. CDC (Continuous discharging current). Baterai kamu pada dasarnya akan dikuras ketika dipakai, satuan ini menandakan berapa ampere yang dikuras dari baterai ketika digunakan terus menerus. Secara umum, semakin tinggi ampere CDC baterai maka semakin baik/aman.
2.Max Pulse Discharge. Ini bukanlah sebuah satuan yang standar di industri baterai. Rating max pulse discharge biasanya diberikan oleh sang penjual baterai bukan produsen baterai. Ini merupakan satuan yang diukur dalam 1 kali (1 pulse), ketika kita menggunakan vape, kita tidak menggunakan Max Pulse Discharge melainkan continuous discharing current.
Contoh kasus, baterai MXJO menuliskan 35A di label baterai, jika kamu melihat situs aslinya, maka disitu ditulis bahwa CDC-nya adalah 20A, dan max pulse discharge-nya adalah 35A. Yang tercatat di label baterai seperti yang kamu bisa tebak adalah 35A(max pulse discharge).
MXJO Battery Spec
Mengapa MXJO memberikan label 35A? Ini adalah bagian dari marketing mereka untuk menonjolkan angka yang besar. Ini mengingatkan saya bagaimana banyak produsen speaker di masa lalu berlomba untuk memasang watt PMPO (contoh 1000 Watt PMPO) padahal yang penting adalah watt RMS (yang angkanya jauh lebih kecil).
Sony VTC5A mempunyai kapasitas 2000mAh dengan CDC sebesar 35A, dan tidak mempunyai rating max pulse discharge. Karena lagi-lagi ini bukanlah pengukuran standar.
Tapi tunggu dulu, ini bisa sedikit lebih rumit. Sony mengatakan bahwa CDC sebesar 35A hanya bisa didapatkan jika temperatur baterai di bawah 80 derajat. Jika melebihi 80 derajat, maka CDC akan turun ke 30A. Ini tergantung pemakaian kamu, jika kamu menggunakan untuk chain vaping dan hot vape (watt tinggi) maka ada kemungkinan baterai mencapai 80 derajat dan CDC akan turun ke 30A. Amannya asumsikan CDC-nya sebesar 30A.
Kapasitas(mAH). Biasanya ditandakan dengan satuan mAh, nilainya berkisar antara 1500-3500mAh. Semakin tinggi maka artinya kamu dapat menggunakan baterai kamu semakin lama, sebelum harus di isi ulang. Namun biasanya ini berbanding terbalik dengan ampere. Semakin besar kapasitas baterai (mAh), maka ampere(A) akan semakin kecil.

Bagaimana Mechanical Modbekerja

Untuk mempermudah mari kita buat contoh. Sebuah mechanical mod 1 baterai (MXJO 20A – CDC) dengan coil sebesar 0.5 ohm (tidak peduli single atau dual coil).
Saat kamu tekan tombol firing, maka yang terjadi adalah daya dari baterai akan disalurkan ke atomizer. Mod kamu sekarang seperti sebuah rangkaian listrik yang tertutup. Dalam rangkaian ini hukum Ohm berlaku.
Catatan: khusus untuk mechanical mod, voltase baterai adalah voltase yang akan digunakan karena tidak ada pembatas atau pengatur elektronik, hal ini berbeda dengan regulated mod dimana voltase keluaran akan dibatasi. Cek spesifikasi mod kamu untuk mengetahui berapa output voltage sebenarnya.
Amps (A) = Volts (V) / Ohms(Ω).
Jika kita isikan contoh tadi ke dalam rumus maka hasilnya akan menjadi:
Amps = 3.7V (nilai baterai yang aman) / 0.5Ω (ohm dari coil)
Amps = 7.4A
Baterai MXJO mempnyai CDC 20A, jadi selama hasil ampere hitungan kita tadi tidak melebihi 20A maka kamu akan aman-aman saja.
Bagaimana dengan coil 0.15ohm? Cara perhitungannya akan sama:
Amps = 3.7V / 0.15Ω
Amps = 24.6A
Baterai MXJO tidak akan kuat, karena rangkaian ini akan mencoba untuk menarik 24.6 ampere dari baterai yang hanya memiliki CDC 20A. Ketika ini terjadi, baterai akan rusak dan sangat mungkin untuk meledak. Ini adalah hal yang kamu harus hindari.
Tapi VTC 5A mempunyai 35A, jadi apakah ini aman?
Karena VTC 5A mempunyai 35A(dengan asumsi baterai di bawah 80 derajat) maka coil 0.15 kita masih terhitung aman. Namun mari kita asumsikan baterai akan panas ke 80 derajat, bahkan dalam kasus ini (CDC menjadi 30A) baterai masih sanggup.
Sampai sini seharusnya kamu sudah bisa menghitung apakah baterai dan coil kamu aman.
Saran VapingJKT adalah menggunakan baterai 25A-30A CDC seperti Sony VTC 5A dan kamu akan aman dengan coil serendah 0.3Ω apa lagi 0.3Ω ke atas.

Mechanical Mod dengan 2 baterai

Mechanical Mod dengan 2 baterai terbagi atas konfigurasi seri dan pararel. Keduanya bekerja dengan cara yang berbeda.
Mechanical Mod Baterai pararel
Dalam rangkaian pararel, kamu akan mendapatkan 2x daya tahan baterai (sehingga lebih lama digunakan – hanya berlaku untuk mechanical mod!), 2x ampere, namun dengan voltase yang sama.
Contoh kasus 2 baterai pararel 20A dengan coil 0.2Ω:
Amps = 3.7V/0.2Ω
Amps= 18.5A (total)
Amps per baterai = 18.5A/2 = 9.25A per baterai. Sangat aman jika dibandingkan baterai dengan CDC 20A.
Mechanical Mod Baterai Seri
Dalam rangkaian seri, kamu akan mendapatkan 2x voltase, namun dengan ampere dan daya tahan yang sama dengan 1 baterai.
Contoh kasus 2 baterai seri 20A dengan coil 0.2Ω
Amps = (3.7V + 3.7V)/0.2Ω
Amps = 37A
Ingat bahwa 37A ini tidak akan dibagi dua dalam rangkai seri. Setiap baterai harus mempunyai 37A, yang mana tidak mungkin karena tidak ada baterai sampai sekarang yang mampu mengeluarkan 37A. Konfigurasi ini dapat membuat baterai panas/gagal dan berpotensi meledak. Ini adalah contoh build yang salah dan jangan dilakukan.
Lalu apa keuntungannya regulated mod dengan konfigurasi seri jika amp yang diambil menjadi tinggi? Karena voltasenya tinggi maka tenaga untuk memanaskan coil besar (alien, atau coil eksotik lainnya) menjadi lebih besar dan coil akan lebih cepat panas dibanding menggunakan pararel.

Kekurangan Mechanical Mod

Kelemahan menggunakan mechanical mod adalah tidak ada layar untuk memberi tahu kamu berapa ohm dari coil kamu, sehingga kamu perlu alat tambahan bernama ohm reader.
Kelemahan kedua adalah seiring voltase baterai turun ketika digunakan, maka tenaga dari vape-pun menurun, sehingga kamu mungkin tidak mendapatkan flavor dan cloud yang tebal seperti saat baterai penuh. Kelemahan ini diatasi oleh regulated mod sehingga konsistensi lebih terjaga

Bagaimana Regulated Modbekerja

Regulated mod adalah mod yang menggunakan pengatur elektronik di dalamnya. Pengatur ini memungkinan kamu untuk mengatur tenaga dan memantau berbagai informasi lainnya. Cara kerja regulated mod berbeda dengan mechanical mod.
Perbedaan paling besar adalah tidak seperti mechanical mod, di regulated mod, coil yang kamu gunakan tidak ada berhubungan dengan bagaimana tenaga diambil dari baterai.
Mari gunakan contoh lain, sebuah regulated mod dengan 1 baterai penuh (MXJO 20A) dengan coil sebesar 0.3 ohm dan setting powersebesar 70 Watt.
Power (Watt) = Amps (A) * Volt(V)
70W = A * 3.7V
Amps = 18.9A
Jadi baterai kamu akan ditarik sebesar 18.9A. Ini masih aman karena baterai kamu mempunyai 20 CDC (walaupun cukup mepet). Lihat bahwa coil (0.3Ω) tidak kita pakai dalam perhitungan.
Seiring kita pakai vape maka Volt baterai akan turun, mari kita asumsikan turun menjadi 3.6V.
70W = A * 3.6V
Amps = 19.4A
Bisa kamu liat bahwa seiring voltase turun, regulated mod menjaga agar watt tetap stabil di 70W dengan cara menarik ampere lebih banyak dari baterai (dari 18.9A ke 19.4A)
Perlu kamu perhatikan bahwa baterai dengan 20A akan mengalami degradasi (battery sag) seiring pemakaian. Sehingga seiring waktu kemampuannya sudah bukan 20A lagi tetapi menurun.
Ini mengapa kebanyakan mod single battery sudah menunjukkan weak battery (sebagai perlindungan) padahal masih cukup penuh. Ini karena mod mencoba menarik ampere namun yang tersedia tidak cukup.
Contoh kasus Alien Smok AL85 mempunyai watt maksimal sebsar 85W. Jika kamu menggunakan baterai 20A dengan tenaga penuh (85Watt) maka
85W = A * 3.7V
A = 22.9A
Dengan baterai yang penuh (asumsi 4.2V) maka perhitungannya menjadi 20.2A, sehingga mod akan firing. Tapi setelah belasan tarikan dan voltase baterai turun ke misalnya 4V maka ampere menjadi 21A yang mana sudah melebihi baterai. Mod akan melindungi dengan peringatan weak baterry padahal masih penuh. Sekarang kamu tahu mengapa :).

Konfigurasi Mod dengan dua baterai pararel dan seri

Kebanyakan regulated mod dengan dua baterai atau lebih memiliki konfigurasi seri. Dalam kasus ini yang terjadi adalah voltase akan bertambah sebanyak jumlah baterai, dan kapasitas baterai akan sama saja terlepas dari 2 atau 3 baterai yang kamu gunakan. Ya yang kamu baca benar, dalam regulated mod (99% mod yang beredar), 1, 2, 3, atau bahkan 4 baterai akan sama saja.
Misalnya kamu menggunakan mod dua baterai seri dengan coil 0.15 dan power 100 watt.
100 watt = A * (3.7V+3.7V)
A= 13.5A. Masih aman dengan baterai standard 20A.
Karena dalam konfigurasi pararel volt nya bertambah besar maka ampere yang ditarik dari baterai tidak besar.
regulated mod dengan konfigurasi pararel cukup langka, tapi jikapun kamu menemukannya maka
100 watt = A * 3.7V
A = 27A, karena dua baterai maka ampere setiap baterai menjadi 27A/2 = 13.5A. Sama saja.
Karena diatur secara elektronik maka tidak ada perbedaan antara seri dan pararel untuk regulated mod. Ini juga berlaku untuk kapasitas baterai, seri dan pararel tidak akan mempunyai perbedaan dalam regulated mod, terlepas dari 2, 3, atau 4 baterai yang digunakan.

Perhatikan output voltage!

Sekarang kamu mungkin mengatakan karena saya menggunakan triade dna 250 dengan tiga baterai maka saya punya 3.7V*3 kan?
Tidak. Baterai kamu mungkin mampu mengeluarkan 3.7*3 = 11.1V (input voltage) atau lebih ketika terisi penuh (4.2V*3 = 12.6V) tapi bukan berarti mod kamu akan meneruskannya ke atomizerdengan angka yang sama (output voltage). Setiap mod mempunyai output voltage berbeda. Dengan contoh di atas Triade DNA 25, modyang satu ini hanya mampu mengeluarkan 9.3V.
Kemampuan mod sebenarnya untuk meneruskan voltase akan mempengaruhi ampere yang ditarik dari baterai.
Hitungan di atas kertas:
120Watt = A * (3.7V+3.7V+3.7V)
A = 10.8A
hitungan baru setelah menggunakan batasan mod sebenarnya
120watt = A * 9.3V (menggunakan output voltage dari mod)
A = 12.9A
Jadi karena kemampuan Triade DNA 250 dengan output voltage sebesar 9.3V baterai kamu harus bekerja lebih keras dari seharusnya. Jadi untuk menghitung ampere yang ditarik, maka perhatikan spesifikasi output voltage mod kamu. Sebagai perbandingan Wismec Rx2/3 hanya mampu mengeluarkan output voltage sebesar 9V dengan 3 baterai.


Selamat kamu membaca artikel Panduan Setting Ohm Coil Dan Baterai Vape Yang Aman sampai akhir :). Jangan khawatir jika kamu tidak mengerti, baca ulang dan gunakan contoh di atas maka pada akhirnya kamu akan mengerti. Jika ada pertanyaaan jangan sungka untuk menulisnya di kolom komentar di bawah ini. Happy vaping!

Rabu, 12 Juli 2017

Cara Membedakan RDA Goon Clone Dan Authentic Oten


Cara Membedakan RDA Goon Clone Dan Authentic OtenPerbedaan rda goon clone dan authentic (oten) dapat anda lihat dari material, finishing, detail, quality control. Walapun secara sekilas tampilannya sangat mirip, kalau tidak jeli bisa tertipu. Oh iya untuk perbedaan goon 22 dan 24 itu hanya terletak pada ukurannya. 22 itu maksudnya 22mm sedangkan 24 adalah 24mm.

Perbedaan rda goon clone dan oten itu juga bisa anda lihat dari harganya. Untuk harga goon authentic sekitaran 900’an ribu sedangkan yang clone harganya sekitar 150 sampai 250, soalnya ada clone yang cuma asal-asalan buat dan ada yang lumayan bagus.

Cara Membedakan RDA Goon Clone Dan Authentic Oten
Perbedaannya Sangat Jelas Terlihat

Dari gambar di atas anda dapat mencermatinya, mana yang oten dan mana yang clone. Nah perbedaan antara rda goon clone dan authentic adalah: 

1. Harga 
Jelas sekali inilah yang membedakan antara goon oten dan clone. Harga yang oten bisa sampai 4x dari yang clone. Untuk anda yang baru dalam dunia pervapingan harap berhati-hati, soalnya ada juga seller nakal yang mengatakan bahwa rda clone dikatan oten dan dijual dengan harga yang tinggi. 

2. Packaging 
Packaging atau wadah saat pembelian goon yang oten cuma menggunakan kantong yang ada kolornya sedangkan Goon clone menggunakan box. Ini sebenarnya juga bukan patokan untuk membedakannya, soalnya saya juga memakai RDA ini tetapi yang clone dan wadahnya pun juga menggunakan kantong. 

3. Material 
Material atau bahan yang digunakan untuk membuat RDA ini jelas berbeda sekali dan ini merupakan patokan yang bisa dibilang akurat untuk membedakan mana yang oten dan clone. Saya kurang tahu nama bahannya apa, tapi apabila dipegang aja udah terasa mana yang oten dan tidak. Yang clone sangat ringan dan yang oten lebih berat, teksturnya yang clone ini agak kasar dan tipis. 

4. Kode 
Goon Authentic menyematkan serial kode unik di bawah dek, sedangkan Goon Clone tidak, walapun kadang ada juga clone yang memberi kode juga. Haha 

5. Lubang Airflow 
Lubang air flow pada RDA Goon Clone lebih besar daripada yang Goon authentic. Serta kadang utuk yang clone lubang airflownya itu gak pas antara. Misal 3 lubang dibuka semua, ada 1 yang gak full terbuka. 

6. Finishing Dan Quality Control 
Yang bisa dijanjikan dari authentic RDA adalah build dan quality yang pasti punya standart tersendiri, nah disini flavor yang bisa dibilang terjaga karena build nya punya standart. Lihat gambar di atas antara yang oten dan tidak, disitu dapat dilihat bahwa yang clone itu tidak rapi dalam pembuatannya terlihat cuma asal-asalan saja. 

Ada yang bilang soal flavour antara yang oten dan clone adalah 11/ 12, hampir sama saja. Saya gak membantahnya, soalnya memang benar. Ada yang flavournya memang mirip, tapi lembali lagi ke point di atas soal finishing dan quality control. Dalam pembuatan Rda clone quality contronya tidak seketat yang oten, jadi bisa di bilang gambling gak pasti semua bagus. 


Demikian artikel pembahasan tentang perbedaan antara RDA goon yang clone dan authentic diatas yang berjudul Cara Membedakan RDA Goon Clone Dan Authentic Oten Semoga dapat bermanfaat.

Panduan Lengkap Vaping Untuk Pemula Mod|Baterai|Coil|Kapas

Panduan Lengkap Vaping Untuk Pemula Mod|Baterai|Coil|Kapas - Sebagai vaper pemula, saya kewalahan untuk memutuskan harus mulai dari mana karena terlalu banyak informasi. Mulai dari pemilihan baterai, watt, atomizer, mod, dan beberapa elemen lain mulai menghujani saya dan itu semua tidak membantu saya sama sekali. Yang ada saya semakin bingung memilih vape pertama saya.
Saya mengerti ini juga mungkin terjadi kepada kamu dan itulah mengapa saya membuat panduan vaping ini untuk kamu. Panduan ini ditujukan untuk kamu yang belum mengerti dan ingin segera memulai mencoba vaping dengan maksimal dan aman.
Setelah membaca panduan ini sampai akhir, maka kamu seharusnya sudah bisa memutuskan membeli yang mana dan mempunyai pengetahuan dasar mengenai vape.
Mohon catat bahwa panduan ini hanyalah permulaan, tujuannya adalah memandu kamu untuk memulai. Ada banyak merek lain yang lebih bagus (dan mahal) dan masalah teknis yang tidak dibahas, tapi jika kamu mengikuti panduan ini maka pengalaman vape kamu akan dijamin luar biasa. Siap? Mari mulai!

Panduan-lengkap-vapping-untuk-pemula-lengkap

Apakah vape/vaping cocok untuk saya?

Vape menawarkan ratusan sampai ribuan rasa dan tingkat nikotin yang bervariasi sehingga kamu akan mempunyai lebih banyak pilihan dibanding rokok.
Vape akan cocok untuk kamu jika:
  • Kamu baru saja merokok dan tidak ingin ketagihan terlalu dalam.
  • Kamu adalah perokok veteran dan ingin berhenti.
  • Kamu ingin menggunakan nikotin dengan cara yang paling menyenangkan sambil mencoba ratusan rasa.

Apakah vape lebih aman daripada rokok?

Penelitian sejauh ini menunjukkan bahwa vape jauh lebih aman dari rokok. Ini merupakan alternatif yang lebih sehat dan juga menyenangkan ketimbang rokok. Tapi tentu saja penelitian ini masih terhitung muda dan ada penelitian lain yang menunjukkan bahwa vapeberbahaya.
Saya tidak menyarankan vaping untuk kamu yang bukan perokok. Karena nikotin terlepas dari berbahaya atau tidak (lagi-lagi ada penelitian yang menunjukkan ya dan tidak), cenderung menyebabkan ketagihan, setidaknya secara psikologis, belum lagi penambahan biaya jajan membeli liquid.

Vape terdengar cocok untuk saya, selanjutnya apa?

Pertama kamu perlu mengenali enam komponen dasar vape:
  1. Coil – Ini adalah kumparan pemanas yang akan mengubah liquidmenjadi uap yang kamu hisap (catatan: rokok = asap, vape = uap).
  2. Kapas – Penampung cairan (selanjutnya disebut liquid) untuk kemudian dipanaskan dan menjadi uap.
  3. Atomizer – Tempat menaruh coil dan kapas. Di sinilah kamu akan menyedot uap masuk ke mulut.
  4. Mod – Ini adalah alat yang mengambil daya dari baterai, lalu meneruskannya ke atomizer. Atomizer akan dipasang ke mod untuk menerima daya. Mod dan atomizer biasanya dijual secara terpisah.
  5. Baterai – Baterai memberikan daya untuk diubah menjadi panas oleh coil.

Mari kita mulai dengan mod

VTC Mods Renders

Mod secara umum terbagi dua, regulated dan non-regulated (biasa disebut mechanical mod). Non-regulated atau mechanical mod adalah mod yang tidak mempunyai komponen elektronik untuk mengatur daya dan operasinya.
Kamu tidak dapat mengatur seberapa panas, kamu tidak dapat melihat informasi apapun karena tidak mempunyai layar. Non-regulated Mod juga tidak akan melindungi dari tidak sengaja tertekan, atau komponen tidak sesuai aturan (misalnya nilai ohm coil terlalu kecil).
Intinya non-regulated mod adalah untuk mereka yang sudah ahli. Pemula sangat-sangat disarankan mengambil regulated mod karena nyaman dan aman.
Berikut rekomendasi mod dengan satu dan dua baterai
Satu baterai
eVic VTC Mini
VTC Mini Recommendation
eVic VTC Mini adalah cinta pertama saya dan masih berfungsi dengan baik setelah 1 tahun lebih. Walaupun kecil namun mod yang satu ini terhitung kuat dan canggih. Kamu akan terus menemukan pembaharuan software karena perusahaannya sangat aktif menerbitkan pembaharuan. Bentuknya yang kecil serta sederhana membuatnya tidak mencolok atau norak. Sangat direkomendasikan jika kamu mencari mod pertama kamu dengan satu baterai.
Kisaran harga: Rp.300.000 – Rp.450.000
AL85 Smok
AL85 Kit Color
Kamu dapat membaca ulasan lengkap Al85 Smok di sini. Namun secara singkat Al85 mempunyai performa yang baik serta tampilan dan desain yang keren. Fitur utama yang saya suka adalah firing bar yang panjang dan berfungsi dengan baik. Kamu juga dapat membeli versi kit yang mengikutkan Smok TFV8 Baby dalam paketnya sehingga yang kamu butuhkan hanya baterai.
Kisaran harga: Rp.370.000 – Rp.450.000
Konfigurasi Dua Baterai (recommended dibanding satu baterai)
Smok Alien 220watt
Smok Alien Recommended
Ini merupakan kakak dari Al85 dengan konfigurasi dua baterai. Alien mampu memuntahkan 220watt yang mana lebih dari yang kamu butuhkan. Software dan penggunaan sangat serupa dengan AL85 di atas sehingga pengalamannya akan sama. Alien terhitung produk baru namun dengan cepat menjadi favorit para vaper diseluruh dunia.
Kisaran harga: Rp.525.000 – Rp.600.000
eVic VTC Dual
eVic VTC Dual Recommendation
eVic VTC Dual adalah versi upgrade dari VTC mini. Dengan versi ini kamu dapat menggunakan dua baterai untuk mendapatkan watt lebih (sampai dengan 150watt). Serunya adalah dalam paket penjualan disertakan juga tutup baterai untuk 1 baterai. Jadi kamu dapat menggunakan VTC dual dengan satu atau dua baterai sesuai kebutuhan kamu. eVic VTC Dual menawarkan semua yang VTC Mini tawarkan.
Kisaran harga: Rp.450.000 – Rp.500.000
New Fuchai 213 atau Fuchai 213 Plus
Fuchai Recommended
Generai Fuchai pertama memang bermasalah, selain tidak dapat mencapai 213 watt, mode TC juga tidak akurat. Namun generasi terbarunya menjawab semua ini dan menjadikannya produk yang sangat solid. New Fuchai terhitung sangat galak dan dapat bertanding dengan Triade DNA 250. Kamu juga dapat memilih versi Fuchai 213 Plus yang menawarkan bahan body yang lebih baik dan layar berwarna, dengan performa yang sama persis.
Kisaran harga: Rp.400.000 – Rp.500.000
Tidak perlu membeli mod yang langsung mahal, kamu pada akhirnya akan upgrade juga. Pilihan di atas sudah sangat solid. Kamu juga perlu menguji apakah vape adalah sesuatu yang cocok untuk kamu, jangan habiskan terlalu banyak uang untuk vape pertama kamu.

Baterai vape? Apa yang harus saya ketahui?

Baterai vape berbeda dengan baterai yang biasanya kamu pakai. Ukuran dan daya tampungnya lebih besar (tipe 18650) dan kebanyakan diisi ulang (bukan sekali pakai). Di sini kamu harus memilih jumlah baterai, antara satu sampai tiga baterai.
Saran VapingJKT adalah menggunakan dua baterai karena menawarkan penggunaan yang panjang sehingga kamu dapat memakainya seharian.
Semakin banyak baterai maka semakin besar watt yang dapat dihasilkan. Semakin besar watt maka uap semakin panas dan semakin kuat juga rasa yang dihasilkan.
Ada banyak elemen lain seperti amper dan daya tampung baterai, namun kamu tidak perlu memusingkan itu untuk sekarang.
Tiga rekomendasi baterai di bawah ini sudah lebih dari cukup untuk kebanyakan vaper termasuk vaper profesional.
  1. Sony VTC 5A
  2. LG HD2 atau HE4
  3. Samsung 20R atau 25R
Ada banyak baterai lain yang menawarkan kemampuan lebih baik seperti daya tampung yang lebih tinggi (lebih lama vape sebelum chargeulang), tapi ingat kebanyakan baterai lain merupakan baterai re-wrapping.
Mereka hanya membungkus ulang baterai Sony atau Samsung dan menjualnya dengan harga lebih tinggi. Kebanyakan baterai merek lain juga cenderung menaikkan spesifikasi, sehingga tidak sesuai dengan hasil pengujian sebenarnya.
Untuk masalah charging, kebanyakan mod sudah mengizinkan kamu untuk charging baterai dengan menggunakan mod. Namun secara jangkap panjang ini dapat membuat baterai rusak karena ketidakseimbangan charging baterai satu dan baterai dua (jika kamu memilih konfigurasi dua baterai). Namun membeli charger baterai juga merupakan sebuah investasi tambahan dan tidak ada jaminan bahwa kamu akan betah menggunakan vape jika ini adalah pengalaman pertama kamu.
Jadi apa yang harus saya lakukan? Saran saya adalah menggunakan mod sebagai  sampai kamu yakin bahwa vape adalah sesuatu yang kamu ingin lakukan secara jangka panjang. Jika sudah yakin kamu dapat meminang Xstar VC2 atau Xtar VC4 (yang merupakan rekomendasi VapingJKT, baca ulasan lengkapnya di sini).

Ok, mod dan baterai sudah. Sekarang atomizer yang mana?

Ini adalah pertanyaan tersulit karena ada begitu banyak atomizer yang tersedia di pasaran.
Jika kamu tidak mau repot maka pilih Sub-Ohm Tank. Karena menggunakan sistem tangki maka kamu tidak perlu menetes terus menerus. Kamu cukup mengisi tangki dan terus vape sampai liquid di tangki habis, setelah habis maka isi kembali tangki.
Walaupun sangat praktis namun RTA mempunyai kepekatan rasa dan uap di bawah RDA. Jangan khawatir, bagi pemula RTA sudah cukup, kamu akan sangat menikmatinya sampai setidaknya satu tahun sebelum kamu upgrade ke RDA.
Jika kamu mau repot sedikit maka RDA adalah atomizer yang paling tepat. Repotnya dimulai dari mengganti coil sendiri yang melibatkan obeng. Kamu juga biasanya harus membuat coil sendiri. Selain itu RDA mengharuskan kamu untuk menetes setiap 7-15 isapan, karena tidak mempunyai tempat menampung liquid yang besar. Semua kerepotan ini diganti dengan rasa dan uap yang jauh lebih pekat dan banyak.
Jika kamu memilih RDA tapi tetap tidak mau repot maka kamu juga dapat datang ke vape shop terdekat dan meminta mereka melakukan coiling dengan biaya berkisar 15-30ribu.
Dua Sub-ohm Tank & satu RTA pilihan VapingJKT
Alien TVF8
TFV8 Coil Recommendation
Smok merupakan salah satu brand vape terbesar yang ada sehingga kamu tidak akan kesulitan menemukan coil cadangan di Indonesia. Smok TFV8 juga menawarkan banyak jenis coil mulai dari yang pekat rasa, pekat uap, kombinasi, vape panas, dan lain-lain. 
Catatan: setelah membeli coil cadangan kamu dapat memasangnya sendiri dengan mudah tanpa bantuan alat seperti obeng atau tang.
Uwell Crown 3
Uwell Crown 3 Recommended
Saya tidak memiliki Uwell Crown 3 namun berkesempatan meminjamnya selama 1 hari penuh dan saya cukup terkesan dengan performanya. Saya bisa mengatakan bahwa Uwell Crown 3 memiliki rasa yang lebih pekat dari TFV8, namun untuk urusan cloud, Uwell Crown 3 masih kalah. Kamu juga dapat membeli coil cadangannya dengan cukup mudah di toko online terbesar di Indonesia.
Catatan: setelah membeli coil cadangan kamu dapat memasangnya sendiri dengan mudah tanpa bantuan alat seperti obeng atau tang.
Serpent Mini (RTA)
Serpent Mini Recommended
Walaupun sama-sama menggunakan tangki namun Serpent Mini tidak mempunyai coil cadangan. Kamu harus membuat coil sendiri atau datang ke vape shop terdekat untuk meminta mereka membuat dan memasangkan coil. Namun jika kamu ingin sedikit repot maka Serpent Mini adalah RTA dengan rasa terbaik yang bisa kamu dapatkan. Ini merupakan RTA favorit VapingJKT!
Tiga RDA pilihan VapingJKT
Lush Plus
Wotofo Lush Plus
Lush Plus adalah RDA murah yang cukup mengejutkan saya karena berhasil bersanding dengan jajaran RDA premium. Bahkan Lush Plus berhasil masuk ke dalam jajaran RDA terbaik versi VapingJKT.

Kisaran harga: Rp.200.000 – Rp. 300.000
Druga
Druga RDA Recommended
Druga adalah salah satu RDA yang sangat viral karena RDA yang satu ini diciptakan dengan kolaborasi anak bangsa dengan produsen terkenal Augvape. Yang saya suka dengan RDA ini adalah sistem clamp yang cukup inovatif dan mudah untuk digunakan, baik dengan coil yang sederhana maupun coil yang besar.
Kisaran harga: Rp.350.000 – Rp. 400.000
Peerles
Peerless Best Recommendation
Peerless menawarkan konfigurasi coil dan airflow yang akan tumbuh bersama kamu. Apa maksudnya? Bagi pemulai kamu dapat menggunakan post tengah dengan coil yang sederhana. Seiring kamu bertambah pro, kamu dapat menggunakan side post untuk memasang coil yang lebih besar. Sembilan lubang air flow juga dapat kamu atur untuk mengimbangi coil yang kamu gunakan.
Kisaran harga: Rp. 200.000 – Rp. 300.000
CoilArt RDA Mage
CoilArt Mage RDA Recommended
Saya adalah fans dari bottom air flow, karena udara mengalir dari bawah langsung mengenai coil. Sehingga kamu tidak perlu mengatur posisi coiluntuk mendapatkan rasa maksimal. Sama seperti Peerless, kamu juga dapat menggunakan berbagai macam coil seiring kamu bertambah pro di dunia vape. Dengan harganya yang cukup murah, CoilArt Mage adalah salah satu RDA pemula terbaik yang bisa kamu dapatkan.
Kisaran harga: Rp.200.000 – Rp.250.000

Peringatan tentang clone
Kamu mungkin tergoda dengan membeli RDA clone (palsu) dengan tawaran harga yang jauh lebih murah. Saran saya adalah tidak menggunakan clone karena harga RDA aunthethic terus turun, dan kualitas clone sangat bervariasi, ada yang bagus, ada yang luntur dalam hitungan minggu.
Pilihan RDA di atas mempunyai price-to-performance ratio yang sangat bagus dan lebih kuat untuk jangka panjang, sedikit investasi di awal namun lebih menguntungkan secara jangka panjang.
Tunggu dulu … mengapa RDA terbaik VapingJKT tidak ada dalam daftar ini?
Jawabannya cukup sederhana, RDA terbaik pilihan VapingJKT mempunyai rentan harga di atas Rp500.000 dan membutuhkan skillserta coil yang lebih kompleks. Pemula yang langsung menggunakan RDA ini malah tidak akan mendapatkan performa terbaik dan malah kecewa.

Bagaimana dengan kapas?

Cotton Bacon Recommended
VapingJKT merekomendasikan kapas Cotton Bacon v2 karena lebih mudah untuk digunakan. Ada banyak pilihan kapas lain, tidak usah di ambil pusing, pilih Cotton Bacon v2 dan hemat waktu kamu.
Kamu dapat mencoba kapas lain setelah mengerti dunia vaping lebih lanjut.
Untuk kamu yang benar-benar mementingkan budget, kapas organik merk Muji juga dapat dijadikan pilihan. Harganya berkisar 60 ribu dan cukup untuk kebutuhan vaping sampai dengan 6-12 bulan. Walaupun daya tahan dan kemudahan penggunaan berada di bawah Cotton Bacon v2.

Coil. Coil. Coil.

Ada cukup banyak tipe coil mulai dari kanthal sampai dengan stainless steel. VapingJKT menyarankan Kanthal AWG 24 untuk kemudahan pembuatan coil dan rasa yang enak.
Jika kamu memutuskan untuk menggunakan Sub-Ohm Tank, maka kamu cukup membeli coil penggantinya yang banyak tersedia di pasaran. Coil ini dapat diganti dengan sangat mudah tanpa bantuan alat-alat lain. Karena coil sudah terbentuk, dan kapas sudah terpasang di coil.
jika kamu menggunakan RDA maka beli dua coil rekomendasi VapingJKT di bawah ini:
CoilArt AWG 24
Coil Art Kanthal A1 - Rekomendasi Baterai
Kisaran harga: Rp50.000 – Rp75.000 (9 meter)
Vapowire AWG 24
Vapowire Coil Recommended
Kisaran harga: Rp150.000 – Rp170.000 (9 meter)
Saya tidak menyarankan untuk membuatnya sendiri jika kamu pemula. Kamu bisa datang ke vape shop, dengan membawa kapas dan coil dan meminta mereka untuk memasangnya. Satu kali pemasangan bisa bertahan sampai dengan 2 minggu (optimalnya 1 minggu).
Kalo kamu ingin tetap membuatnya sendiri maka tunggu tutorial dari VapingJKT dalam waktu dekat.

Liquid yang mana?

Liquid adalah masalah selera. Namun kamu bisa membaca pilihan liquid terbaik untuk mendapatkan rekomendasi. Klik disini untuk membacanya.
Berikut adalah tiga liquid pertama rekomendasi VapingJKT.
  • Blunanarilla
  • FAQ Funky Monkey
  • Manggo Pen
Untuk benar-benar memaksimalkan pengalaman vape, mulailah dari liquid sederhana dan murah. Memulai langsung dengan liquid yang mahal akan membuat standar kamu menjadi tinggi dan tidak akan betah dengan liquid sederhana (seperti rasa mangga saja, atau rasa strawberry saja).
Ini sama seperti membeli mobil, jika mobil pertama kamu sudah Ferrari maka membeli Avanza tidak akan terasa menyenangkan. Namun jika kamu memulai dengan Agya, lalu Yaris, lalu Camry, lalu Ferrari, maka setiap upgrade akan terasa menyenangkan.

Kita sudah selesai. Tidak terlalu rumit bukan?

Jika kamu mengikuti semua saran VapingJKT di atas maka kamu sudah siap. Saya sudah menghabiskan banyak uang dan tenaga untuk melakukan riset dan menjadikan saya sebagai kelinci percobaan lebih dari 1 tahun lamanya untuk menulis panduan ini.
Tentu saja ada banyak yang perlu diketahui dan merek-merek lain yang menawarkan performa lebih baik. Namun peningkatannya tidak akan terlalu drastis dan untuk pemula, kombinasi di atas sudah lebih dari cukup bagi pemula.
Selanjutnya saya akan mulai pembahasan lebih dalam untuk mendapatkan performa terbaik dari vaping. Sampai bertemu lagi!

Wow Tunggu Dulu!

Memang daftar di atas sudah cukup membantu namun tetap saja ada cukup banyak pilihan. Yang mana yang harus saya pilih?
Versi tidak mau repot (rasa dan uap tidak terlalu tebal, namun masih sangat enak)
  • RDA: TFV8 Smok
  • Mod: Alien 220watt
  • Baterai: Sony VTC 5A
  • Kapas & coil: Tidak perlu karena TFV8 menggunakan coil jadi, dimana kapas dan coil sudah dirakit, cukup dipasang ke atomizer saja.
  • Charger: Charge langsung menggunakan Alien 220watt
Versi repot namun rasa dan uap maksimal
  • RDA: Lush Plus
  • Mod: New Fuchai 213
  • Baterai: Sony VTC 5A
  • Kapas: Cotton Baccon v2
  • Coil: CoilART 24 AWG
  • Charger: Xtar VC 2
  • Coiling: Datang ke vape shop dengan membawa Cotton Baccon dan CoilArt 24 AWG kamu. Bersiaplah untuk membayar Rp15.000 – Rp25.000 untuk setiap penggantian.



Semoga dengan postingan diatas yang berjudul Panduan Lengkap Vaping Untuk Pemula Mod|Baterai|Coil|Kapas dapat bermanfaat untuk sobatku semuanya, dan jangan lupa untuk share postingan ini buat temannya di facebook ataupun media social lainnya.